YUDISIUM CALON WISUDAWAN, ALUMNUS FAKULTAS AGAMA ISLAM HARUS MENJADI PELOPOR

Senin, 20 November 2017 11:15 WIB  

UMM – Pada hari Sabtu, 18 November 2017 Fakultas Agama Islam menyelanggarakan Yudisum Wisudawan angkatan 86, Periode Ke IV. Acara ini nampak berbeda dibanding pda acara sebelumnya, sebab menghadirkan alumni FAI sendiri, yaitu Bapak M. Pahri, S.Ag, M.M. Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 7 (SMK Mutu).

 

Tujuan menghadirkan Alumnus, sebagaimana ditengarai oleh dekan, adalah untuk meberikan motivasi pagi calon wisudawan yang berjumlah 61 orang ini.

Dalam pemaparannya, Bapak Pahri menyatakan empat hal yang menjadi kunci sukses seseorang, termasuk beliau sendiri: pertama, adalah rasa bangga. “Kepercayaan diri harus dibangkitkan, untuk memenangi sebuah persaingan”, tutur Kepala Sekoleh SMK terbaik di Muhammadiyah ini. Kedua, adalah penampilan. Performance anak FAI harus bagus, dan meyakinkan. Menurut beliau, seorang guru yang performance-nya meyakinkan, meskipun beliau menerangkan materi kepada muridnya salah. Pasti para muridnya akan percaya; sebab apa?, performance”, tutur satu-satunya Kepala SMK yang bergelar S.Ag ini.

Ketiga, adalah masalah pola pikir (mindset). Jangan sampai seorang pelajar membatasi potensi yang dimiliki hanya terkotak pada jurusan yang ditekuni saja. “Padahal penting bagi kita untuk mempelajari sesuatu yang berada diluar jurusan yang kita pelajari, perluasalah pergaulan dan harus menangan (jadi pelopor) dimanapun kita berada. Kita harus memberi warna”, ujar Kepala Sekolah yang telah mengelilingi 15 Negara ini.

Keempat, adalah bekerja keras. Segala kesuksesan hanya dapat dicapai setelah melalui proses kegagalan demi kegagalan. Untuk membuat sebuah lompatan besar, harus berfikir di luar nalar (logika). “Saya di SMK, semua guru sudah hadir di sekolah pukul 06.30 WIB, mungkin di sekolah lain, murid datang duluan baru setelah itu guru, di SMK Mutu tidak; guru harus datang dulun, ini baru kerja keras namanya”,  Ungkapnya.

 

Shared: