TINGKATKAN BUDAYA UNGGUL: ISLAM DAN SCIENCE

Jum'at, 15 Desember 2017 10:34 WIB

Gemuruh tepuk tangan menyambut kedatangan pemateri Dr. Muhammad Zain, M.Ag. (Kepala Subdirektorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementrian Agama RI)beserta jajaran dekanat Fakultas Agama Islam tatkala memasuki aula Teknik. Acara Kuliah Tamu yang di adakan oleh Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah malang (13/12/2017) mengusung tema “Pengembangan Islamic Studies di Perguruan Tinggi Islam”.

Acara Kuliah Umum dibuka oleh Bapak Dekan Fakultas Agama Islam, Prof. Dr. Tobroni, M.Si. serta dihadiri seluruh mahasiswa baru di FAI dari empat prodi yaitu Prodi Pendidikan Agama Islam, Prodi, Akhwal as-Syakhsiyah, Prodi, Ekonomi Syariah, dan Prodi Pendidikan Bahasa Arab. Kuliah Umum tersebut di sambut antusias oleh para mahasiswa. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya mahasiswa yang berebut ingin mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada pemateri dalam sesi tanya jawab yang dimoderatori oleh Bapak M. Nurul Humaidi, M.Ag, selaku Wakil Dekan III.

Menurut Muhammad Zein, mahasiswa sekarang adalah mahasiswa dan generasi milenial yang harus terconected, dalam artian tidak menutup diri dari science. Ia menuturkan, FAI harus meningkatkan budaya unggul dengan memadukan antara Islam dan Science. Karena “islamic studies di Indonesia kurang berkembang” pungkasnya. Oleh karena tersebut dibutuhkan generasi-generasi yang tidak hanya mahir dalam bidang keagamaan saja melainkan bisa mengkolaborasikan diantara keduanya. Ia juga meminta kepada seluruh  mahasiswa untuk bersungguh-sungguh, yang salah satunya dalam belajar Bahasa Arab agar bisa memperdalam dan menerapkan science yang terdapat dalam al-Qur’an. Begitu juga untuk memperdalam materi-materi perkuliahan  lainnya.

Zein sapaan akrabnya, mengatakan bahwa nantinya seluruh mahasiwa FAI dianjurkan untuk memiliki keilmuan yang lebih spesifik. Agar para mahasiswa nantinya memiliki keahlian dalam bidangnya masing-masing dan tidak secara umum saja. Terkahir ia juga berpesan kepada seluruh mahasiswa “Jadilah mahasiswa aktifis yang sholeh dan gemar membaca buku”.  [ATy]

Shared: